28 April 2020

5 Material Bangunan Paling Penting yang Harus Kamu Tahu

Memiliki rumah sendiri adalah impian yang dimiliki oleh hampir semua orang. Harganya tidak murah dan butuh waktu lama untuk mewujudkan mimpi tersebut. Oleh karena itu kamu harus memperhatikan material bangunan yang digunakan untuk membangunnya. Pastikan semuanya berkualitas supaya rumah bisa bertahan dalam waktu yang lama.

Setidaknya ketahuilah 5 material bangunan yang paling penting berikut ini!

1. Material bangunan batu bata

Material bangunan yang pertama adalah batu bata merah. Harganya cukup mahal dibandingkan dengan bahan penggantinya seperti batako, namun untuk kekuatannya tidak perlu diragukan lagi. Ukurannya ada yang besar dan sedang supaya bisa disesuaikan dengan model rumah yang akan dibangun.

2. Jangan lupakan semen

Material bangunan semen berfungsi untuk merekatkan batu-bata sehingga bisa menjadi dinding yang kokoh. Semen juga digunakan untuk merekatkan lantai keramik. Untuk pencampuran semen, kamu perlu perbandingan antara air dan semen yang tepat supaya bisa merekat dengan baik.

3. Pasir juga penting

google.com

Material bangunan pasir berfungsi untuk campuran semen. Pasir yang baik biasanya memiliki bentuk butiran yang tajam karena lebih kuat untuk campuran perekat bata atau pun pondasi. Selagi memilih pasir, cobalah mengepalnya. Jika menggumpal, maka pasir tersebut kurang berkualitas. Hindari juga memilih pasir dengan kandungan lumpur lebih dari 5%

4. Material bangunan besi beton

Material bangunan berupa besi beton berfungsi sebagai rangka konstruksi rumah. Ukuran besi beton ini beragam mulai dari 10 mm hingga 12 m. Jenisnya ada yang permukaan polos, ulir, dan berbentuk kanal. Kerangka besi beton ini kemudian diisi dengan adonan semen dan pasir.

5. Kayu juga dipakai sebagai material bangunan

Material bangunan kayu hingga saat ini masih populer sebagai kerangka rumah. Ada banyak jenis kayu yang bisa digunakan untuk membangun rumah, namun yang terbaik biasanya berasal dari Kalimantan, seperti kayu kamper Rasamala dan kamper Samarinda.

Jika tidak menemukan kayu ini, pilihlah kayu lain yang kandungan airnya tidak lebih dari 20%. Bila perlu pastikan kayu tersebut sudah melewati proses pengovenan supaya kayu tidak mudah lapuk.

Semua material bangunan yang sudah disebutkan tadi merupakan satu kesatuan,  pastikan kamu tidak melupakan salah satunya dan mengecek kualitas masing-masing material tersebut.

Bagikan Artikel ini

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on google